Aku merapal namaku sendiri, 'Jung Jesse', di dalam hati. "Pangeran?" Tatapan Benjamin dan para pelayan kini tertuju padaku. Aku hanya bisa berdiri mematung, kehilangan kata-kata. Sosok fiksi yang memiliki nama yang sama denganku, dan seseorang yang aku kenali... Satu-satunya kandidat adalah ' Jesse Venetian '. "Ah……." Pandanganku mendadak memutih, dan rasa pening yang hebat menyerang. Rasanya seolah seluruh darah di kepalaku tersedot habis, menyisakan sensasi dingin yang merayap. "Pangeran!" "Anda baik-baik saja?" Suara Benjamin yang panik bersahutan dengan nada cemas para pelayan muda. Aku terhuyung, nyaris ambruk, sebelum akhirnya berhasil bertumpu pada sandaran lengan sofa. Aku duduk perlahan. Saat aku mendongak, rasa pening itu mulai mereda, namun pemandangan di depanku kini terasa jauh lebih nyata dan mengerikan dibandingkan sebelumnya. Aku butuh waktu untuk menjernihkan situasi ini. Melihat wajah-waja...
Red Panda Diaries
Aku suka banget baca novel Korea, jadi kupikir kenapa nggak kuterjemahin sekalian biar kita bisa menikmatinya bersama?